Harga Mesin Tetas Telur (Inkubator) Semua Tipe Terbaru 2017

Daftar Harga Mesin Tetas Telur - Demi mempercepat penghasilan melalui ternak unggas para peternak biasanya melakukan cara penetasan telur lewat inkubator atau mesin penetas telur. Dengan menggunakan mesin tersebut penetasan telurpun akan menghasilkan keuntungan lebih baik daripada dengan cara dierami oleh sang induk ayam, karena melalui inkubator juga dapat mengurangi kegagalan dalam proses penetasan, sehingga penghasilanpun lebih membaik dan meningkat.

Harga Mesin Penetas Telur (inkubator)

Buat Anda yang berencana untuk membeli Inkubator telur, pastinya penasaran akan harga yang dibanderol mesin penetas telur ini. Nah seperti judulnya diatas admin kali ini mau berbagi info tentang harga lengap beserta ukuran serta daya listrik yang dibutuhkan oleh inkubator tersebut, Anda hanya butuh budget sekitar 500 ribuan rupiah untuk yang terendahnya, sementara untuk nilai tertingginya mesin tetas ini dipatok senilai Rp 5 jutaan rupiah, semakin mahal pastinya kelebihan mesin tetas tersebut makin bagus. Untuk lebih lengkapnya silahkan cek Harga Mesin Tetas Telur lengkap dengan komponennya dibawah ini.

Tipe Spesifikasi Harga
AT50 / 50 Telur Daya 220V 20-25 watt /Berat 11 Kg / Size 45x30x32 cmRp. 700.000,-
AT100 / 100 Telur Daya 220V 30-40 watt / Berat 14 Kg / Size 65x30x32 cmRp. 1.100.000,-
AT200 / 200 Telur Daya 220V 40-60 watt /Berat 25 Kg / Size 95x40x32 cmRp. 1.600.000,-
AT500 / 500 Telur Daya 200 watt / Berat 91 Kg / Size 60x60x125 cmRp. 5.400.000,-
AT1000 / 1000 Telur Daya 250 watt / Berat 150 Kg / Size 90x60x125 cmRp. 6.700.000,-
Tetastermohidro inkubator -Rp. 75.000,-
Pemanas Mesin Tetas -Rp. 195.000,-
Rak Roler Inkubator -Rp. 300.000,-
HF plus MP3 Master 1506 (Burung) Size 50x40x50cm / Berat 5kg Rp. 980.000,-
HF brooder 3 tingkat 1509(Burung) Size 80x50x120cm / Berat 20kgRp. 2.000.000,-
HF brooder 2 tingkat 1513(Burung) Size 70x45x90cm / Berat 16kgRp. 1.800.000,-
HF brooder 2 Pintu 1515 (Burung) Size 65x40x50cm / Berat 15kgRp. 1.000.000,-
Sumber: Tokopedia, Tetesan.com

Tips Menggunakan Inkubator

Sebelum pamit admin ada sedikit info tentang cara menggunakan inkubator atau penetas telur yang baik, berikut dan simak ulasannya...

Langkah Pertama

Sterilkan terlebih dahulu si inkubator sebelum dipakai dengan menggunakan obat anti septik seperti Incunol, setelah itu atur suhu kelembapan dengan mengisi wadah air dengan air hangat jangan lupa untuk menutupnya dengan kain, hingga kain tersebut meresap kedalam. Selanjutnya lakukan tes dangan kurun waktu 24 jam, ini bertujuan supaya mendapatkan suhu didalam lebih stabil biasanya suhu atau temperatur yang bagus sekitar 30 celsius.
Baca Juga : Kategori Mesin Laiinya Di SINI

Langkah Terakhir

  • Masukan telur di pagi hari, dengan posisi ujung telur di bawah dan bagian tumpul di atas dengan sudut 40°, kemudian tutup lubang ventilasi udara (Hari 1)
  • Jangan lupa agar pintu penetas harus tetap tertutup (H2)
  • Putar si telur setidaknya 3 kali sehari. di Jam 07 pagi-pagi, 12 siang, dan Sore jam 19.00(h3)
  • Balik telur dan dinginkan telur dengan cara membuka setengah bagian lubang ventilasi selama 15 menit.(h4)
  • Balik telur dan dinginkan dengan membuka ½ bagian ventilasi.(h5)
  • Telur didinginkan dan dibalik dengan membuka ¾ bagian ventilasi.(h6)
  • Balik telur dan dinginkan dengan cara ventilasi dibuka seluruhnya. Buang telur yang kosong, bila bagian dalam telur terlihat jernih maka singkirkan saja.(h7)
  • Balik telur dan dinginkan.(h8-13)
  • Balik telur dan dinginkan kemudian pilih (cari) telur yang bibitnya mati. Tanda bahwa Telur mati dapat terlihat dari adanya lingkaran darah atau cairan sedangkan yang hidup akan telihat suatu titik dengan cabang.(h14)
  • Balik telur dan dinginkan.(h15-17)
  • Balik telur lalu mesin penetas tidak dibuka lagi sampai telur menetas.(h18)
  • Telur akan mulai retak, lalu gantungkan kain basah tetapi jangan sampai menetes pada pipa pengantar panas. Langkah ini berfungsi untuk menambah kelembaban udara pada mesin penetas.(h19)
  • Hari ke 20 : Telur akan mulai menetas. Tutup kaca pengintai dengan kertas atau kain hitam.(h20)
  • Telur sudah menetas, lalu keluarkan kain dan bak air dari mesin teta(h21)
  • Pindahkan anak ayam ke peti indukan buatan.(h22)
Nah mungkin sampai disini saja pembahasan kali ini, semoga bermanfaat dan terimakasih sudah berkunjung.